Cari Blog Ini

Total Tayangan Laman

Follow by Email

Kamis, 11 Desember 2008

sejarah FPIK

Perkembangan nama Fakultas Peternakan juga mengalami pasang surut. Pada tanggal 17 Agustus 1974, dan dikukuhkan kembali berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Diponegoro No. 76/SK/UD/VI/78, Fakultas ini berubah namanya menjadi Fakultas Peternakan dan Perikanan, meskipun Jurusan yang dikembangkan tidak mengalami perubahan. Pada perkembangan selanjutnya nama Fakultas kembali menjadi Fakutas Peternakan pada tahun 1982 menurut keputusan Presiden RI No: 51 tahun 1982. Pada tahun 1985, berdasarkan Surat Edaran Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 1023/D/Q/1985 tanggal 6 Juni 1985, dirintis perkembangan Program Studi Ilmu Kelautan di Universitas Diponegoro bersama lima perguruan tinggi Indonesia lainnya (Institut Pertanian Bogor, Universitas Diponegoro, Universitas Patimura, Universitas Sam Ratulangi dan Universitas Riau). Dalam perkembangan selanjutnya Undip kemudian mendapatkan Surat Keputusan Dirjen Dikti No. 54/Dikti/Kep/1987, yang direvisi pada tahun 1988 dengan SK Dirjen Dikti No. 24/Dikti/Kep/1988, tentang pembentukan Program Studi Ilmu Kelautan Undip, di mana pengelolaan administrasi staf pengajar berada pada Fakultas Peternakan, sedangkan aspek akademik berada di bawah koordinasi Rektor dengan pelaksana Badan Pengelola Program Studi Ilmu Kelautan.
Pada tahun 1994, Jurusan Perikanan dan Program Studi Ilmu Kelautan disatukan di bawah fakultas baru, yaitu Fakutas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No.0181/0/1994, tanggal 25 Juli 1994.
Dalam perkembangan selanjutnya, sejak tahun 1995 Jurusan Perikanan membentuk 4 (empat) program studi baru, yaitu:
1. Program Studi Budidaya Perairan (BDP), berdasarkan SK. Dirjen DIKTI No. 473/DIKTI/Kep/ 1995
2. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP), berdasarkan SK. Dirjen DIKTI No. 474/DIKTI/Kep/ 1995
3. Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP), berdasarkan SK Dirjen DIKTI No. 475/DIKTI/Kep/ 1995.
4. Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP), berdasarkan SK Dirjen DIKTI No. 620/D/T/2002.

Dalam perkembangannya jurusan perikanan yang bervisi akan menjadikan jurusan perikanan sebagai salah satu pusat unggulan pendidikan strata satu perikanan melalui penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang profesional pada tahun 2018. Selanjutnya diimplementasikan dalam misi untuk menyelenggarakan pendidikan S1 perikanan yang unggul dan berkualitas nasional, menyediakan sumberdaya manusia yang berkompeten serta sarana pendidikan dan pelatihan yang profesional melalui penerapan IPTEK serta membina, mengembangkan, dan menyebarluaskan hasil riset dan menerapkannya dalam pengabdian kepada masyarakat.
Pada tahun 2008 ini, setelah usianya yang ke 40 tahun jurusan perikanan telah mengalami banyak perkembangan baik dari sisi fisik maupun pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sampai saat ini Jurusan Perikanan telah mempunyai 4 program studi dan 6 Laboratorium yang didukung 94 staf pengajar dengan kualifikasi profesor 7 orang, Doktor 19 orang, Magister 54 orang dan Sarjana 14 orang. Serta didukung oleh tenaga administrasi sebanyak 40 orang dan teknisi 13 orang.
Berdirinya jurusan perikanan 40 tahun yang lalu merupakan momentum yang harus diingat oleh segenap civitas akademika Jurusan Perikanan. Perjalanan yang panjang tersebut telah menorehkan sejarah serta prestasi baik di tingkat lokal maupun nasional. Sebagai insan civitas akademika jurusan perikanan yang menjunjung tinggi semangat kekeluargaan dan rasa memiliki jurusan perikanan Universitas Diponegoro, peringatan berdirinya jurusan perikanan yang ke 40 dapat dijadikan sebagai tonggak untuk mengembangkan Jurusan Perikanan yang dapat berkompetisi dengan jurusan sejenis di tingkat nasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar